![]() |
|
Menurut saya, secara modern, komputer hanyalah sebuah perangkat elektronik yang menerima input, memproses data, dan menghasilkan output.
Desktop, laptop, dan All-in-One (AiO) hanyalah bentuk fisik, bukan tingkat kecerdasan.
- Desktop kuat dan jujur soal performa.
- Laptop menang mobilitas dengan kompromi.
- AiO rapi, tapi sering cuma desktop berjiwa laptop—dipoles desain, diisi prosesor kelas rendah, lalu dijual seolah premium.
Sejarahnya jelas. GUI dan mouse lahir di Xerox PARC, tetapi Xerox gagal memahami nilainya. Apple tidak menemukan—mereka memahami manusia, lalu mempopulerkan komputer modern. Steve Jobs pernah menegaskan: jika software dan hardware tidak saling cocok, jangan dipaksakan—buat dan kembangkan sendiri. Setelah itu, Microsoft dan yang lain mengikuti.
- Desktop → Mac (misalnya Mac mini, MacPro, Mac Studio)
- Laptop → MacBook (Air & Pro)
- AiO → iMac
- Microsoft menawarkan kebebasan dan variasi.
- Apple menawarkan kontrol dan integrasi (Ekosistem).
Yang terakhir, masalahnya tidak pernah ada di mesin. Komputer tidak bodoh. Penggunanya yang sering gagal berpikir. Teknologi terasa rumit karena bahasa ibunya sendiri pun tak dipahami.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar