Apa itu Real Food (Makanan Asli)?

Apa itu Real Food (Makanan Asli)?
Bidang Kajian : Pangan dan Gizi
Objek Kajian : Real Food
Jenis Tulisan : Artikel Informatif
Pendekatan : Deskriptif

Real food atau makanan asli adalah makanan yang utuh dan minim olahan, sedekat mungkin dengan bentuk aslinya di alam. Real food umumnya tidak mengandung bahan tambahan atau pengawet buatan serta mengalami sedikit proses pengolahan yang dapat mengurangi nilai gizinya.

Karakteristik Real Food

  • Utuh: Real food merupakan makanan yang tidak dipecah-pecah atau diproses secara berlebihan. Misalnya, buah utuh lebih dekat dengan konsep real food dibandingkan jus buah, sedangkan oatmeal lebih minim olahan dibandingkan granola bar.
  • Minim olahan: Makanan tidak mengalami banyak perubahan dari bentuk aslinya. Misalnya, sayuran segar atau beku lebih minim olahan dibandingkan sayuran kalengan, sedangkan daging segar berbeda dari produk daging olahan.
  • Minim bahan tambahan: Real food mengutamakan makanan tanpa atau dengan sedikit gula tambahan, garam tambahan, lemak trans, pewarna, perasa, dan pengawet buatan.
  • Kaya nutrisi: Makanan utuh dapat menjadi sumber berbagai nutrisi alami yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin, mineral, serat, dan antioksidan.

Contoh Real Food

  • Buah-buahan: apel, jeruk, pisang, mangga, dan buah lainnya.
  • Sayuran: brokoli, bayam, wortel, tomat, dan sayuran lainnya.
  • Biji-bijian utuh: beras merah, quinoa, dan gandum utuh.
  • Kacang-kacangan: kacang almond, kacang tanah, dan kacang mete.
  • Sumber protein: ayam, ikan, daging sapi tanpa lemak, dan telur.
  • Produk susu tanpa pemanis: susu, yoghurt, dan keju.

Manfaat Mengonsumsi Real Food

  • Membantu menjaga berat badan: Makanan utuh umumnya memberikan rasa kenyang yang lebih baik dibandingkan berbagai makanan olahan sehingga dapat membantu pengaturan asupan makanan.
  • Mendukung kesehatan jangka panjang: Pola makan yang mengutamakan makanan utuh menyediakan berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh dan dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.
  • Mendukung energi dan konsentrasi: Asupan makanan bergizi seimbang membantu tubuh memperoleh energi dan nutrisi yang diperlukan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
  • Mendukung kesehatan pencernaan: Berbagai makanan utuh, terutama buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh, merupakan sumber serat yang berperan dalam menjaga fungsi pencernaan.

Perlu dicatat bahwa istilah "real food" bukan merupakan istilah ilmiah dengan satu definisi baku. Secara umum, konsep ini digunakan untuk menggambarkan pola pemilihan makanan yang mengutamakan bahan pangan utuh dan minim olahan.

Blogger (0)
Disqus (0)
Tinggalkan Komentar Sampaikan pendapat atau informasi tambahan yang berkaitan dengan artikel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar